A great WordPress.com site

Mengenal Shell, Perintah Berbasis Teks di Linux

Mengenal Shell, Perintah Berbasis Teks di Linux

ubuntu terminal thumbTerminal di Ubuntu

Shell merupakan perangkat lunak bawaan sistem operasi yang digunakan untuk menyediakan komunikasi langsung antara pengguna dengan sistem operasi. Contoh shell pada setiap sistem operasi di antaranya Windows Explorer pada Microsoft Windows dan Macintosh Finder pada Machintosh, untuk berbasis teks seperti command.com di DOS atau command prompt cmd.exe di MS-DOS.

Di Linux atau sistem operasi UNIX-like ada banyak shell yang disertakan oleh sistem operasi, di antara:

  • Bourne Shell (sh)
  • C Shell (csh)
  • Bourne-Again Shell (bash), dll

 

Umumnya, Linux menyertakan bash sebagai shell bawaan. Karena shell mempunyai fungsi sebagai antarmuka (interface) pengguna dalam melakukan komunikasi komputer, sehingga shell pada Linux mempunyai peranan tidak sebatas hanya sebagai pengelola berkas (file), melainkan mempunyai fungsi yang luas hingga mengatur fungsi sistem dan jaringan. Kebanyakan pengguna komputer tingkat lanjut seperti Administrator Sistem atau Administrator Jaringan menggunakan shell untuk melakukan komunikasi dengan sistem operasi. Shell dengan antarmuka dalam bentuk perintah teks biasanya juga sering kali digunakan untuk Linux Server.

ubuntu-terminalTerminal di Ubuntu, untuk menjalankan perintah-perintah berbasis teks

Di Ubuntu, shell berbasis teks dapat dipangging dari menu “Applications >> Accesories >> Terminal”

Perintah-perintah berbasis teks di shell

Berikut perintah shell yang sering digunakan di Linux, baik untuk pengelolaan berkas sampai dengan pengelolaan sistem sampai dengan pengelolaan administrasi:

  • adduser, perintah adduser digunakan untuk menambahkan user.
  • alias, digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Alias digunakan untuk memudahkan agar tidak harus mengetikkan perintah yang panjang, tapi cukup aliasnya saja.
  • cat, menampilkan isi dari sebuah file di layar
  • cd, change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.
  • chgrp, perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file
  • chmod, digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori
  • chown, merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori
  • cp, untuk menyalin file atau copy
  • find, untuk menemukan di mana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan
  • gzip, ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file
  • halt, perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.
  • kill, perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan
  • ls, menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS
  • man, untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah
  • mkdir, membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS
  • mount, perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan
  • mv, untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain
  • passwd, digunakan untuk mengganti password
  • pwd (Print Working Directory), untuk menampilkan nama direktori di mana Anda saat itu sedang berada.
  • rm, untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori
  • rmdir, untuk menghapus direktori kosong.
  • shutdown, perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt
  • su, untuk login sementara sebagai user lain
  • tail, menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file
  • tar, menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk
  • umount, adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya
  • unalias, kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias
  • unzip, digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip
  • who, untuk menampilkan siapa saja yang sedang login
  • zip, perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s